Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa Gelar Aksi Damai Dukung RUU TNI
Sleman --- Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa menggelar aksi damai mendukung Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI. Aksi ini berlangsung di Jalan Prambanan Piyungan, Dusun Dawung, Kalurahan Bokoharjo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu (29/3/2025).
Aksi damai yang diikuti oleh 30 orang ini dipimpin oleh Koordinator Aksi, Catur Yuda Setiawan. Para peserta membawa alat peraga berupa mobil Kijang, pengeras suara (sound system), bendera Merah Putih, serta spanduk bertuliskan “Aksi Damai dan Pernyataan Sikap Mendukung RUU TNI dari Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa, #RUU TNI”.
Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian, para peserta menyatakan dukungan terhadap pembentukan undang-undang baru. “Kami yakin RUU TNI dan aturan perampasan aset koruptor akan memperkuat pembangunan Indonesia,” ujar salah seorang peserta.
Mereka menegaskan bahwa revisi UU TNI tidak bertujuan mengembalikan dwifungsi ABRI. “Revisi ini justru memperkuat peran TNI, termasuk dalam pemberantasan narkoba dan penugasan di daerah perbatasan,” tambah peserta lainnya.
Kelompok yang menolak revisi UU TNI dinilai tidak memahami substansi revisi. “Kami meragukan pemahaman mereka, terutama karena beberapa pihak melakukan penolakan dengan cara anarkis. Mereka seharusnya mempelajari dulu isinya sebelum beraksi,” tegas peserta aksi.
Aksi ini juga mendukung pernyataan Prof. Mahfud MD beberapa waktu lalu, yang menyarankan agar masyarakat memahami terlebih dahulu substansi RUU sebelum melakukan penolakan.
Komentar
Posting Komentar